Sistem Informasi Psikologi
Tugas 1
Attitudes Toward
Computers, Science, and Technology: A Cross-Cultural Compasion Between Students
in Rome and Los Angeles
A.
Rangkuman
Jurnal
Kebudayaan yang umum itu membuat
perbedaan yang lebih besar terhadap perilaku dibandingkan jenis kelamin atau bidang
studi. Namun, pelajar dari kedua negara secara keseluruhan lebih positif
ketimbangan negatif tentang komputer. Pengecualian secara umum perilaku positif
terjadi dari evaluasi yang negatif dari video game dimana Italy lebih extrem.
Dalam kasus ini, keberadaan opini negatif terhadap video game. (Semua kecuali
dari satu perhatian terhadap evaluasi negatif) adalah satu contoh stereotif
negatif dari komputer yang kontras dengan seluruh seri epembuktian eksperimen
dari stimulasi perbedaan dari kemampuan intelektual dari video game.
Sementara perbedaan kebudayaan, Italy
lebih takut terhadap penggunaan komputer dibandingkan amerika. Ini
menceriminkan tekanan yang besar dari grup sosial ( melawan individual) di Italy
dan masalah yang besar dari birokrasi tertinggi dari institut sosial di Italy.
Penjelasan lain ketakutan terbesarnya adalah bahwa hal itu mungkin hasil dari
penggunaan yang lebih luas untuk tujuan ini di Amerika, dari sistem pakar
komputisasi yang dgunakan oleh lembaga pemerintahan untuk pemeriksaan pajak dan
kontrol kejahatan ke database yang tersedia untuk politisi mempersiapkan
kampanye pemilu, semua yang telah menyebabkan banyak kontraversi. Di Italy,
kurangnya penerapan komputer di sektor ini membuat sikap yang kurang jelas.
Sebaliknya, di Amerika tidak takut ada masalah dengan aplikasi komputer yang
dikembangkan oleh individu. Akhirnya,
sikap yang lebih positif terhadap kedua jenis aitem dalam 3 faktor oleh siswa
di Amerika Serikat mencerminkan optimistik, kurangnya pandangan terhadap budaya
kritik di US. Menariknya, difusi yang lebih besar dari komputer di US tidak
menyebabkan sikap positif papan atas, sebagai gantinya komputer sebagai
peralatan berasimilasi terhadap keberadaan sikap budaya, menghasilkan pola yang
berbeda dari sikap positif dan negatif dalam masing-masig budaya.
Secara keseluruhan, hasil ini
sejalan dengan penelitian sebelumnya milik De Grada et al (1987) dimana masing-masing
dari sikap berkerumun di tiga faktor yang paralel itu. Konsistensi dari dimensi
yang terpendam dari sikap terhadap komputer untuk teknologi dan ilmu
pengetahuan secara umum dan pengaruhnya terhadap ciri sosiokultural dalam
orientasi sikap-sikap. Dipenelitian ini, dimensi pertama memiliki potensi hubungan
negatif dari komputer pada kognitif atau proses pembelajarannya dalam hubungan
individu dengan orang-orang yang melihat komputer itu memang berdampak negatif
bagi kognitif dan edukasi, dan mempunyai efek menarik diri terhadap individu.
Diesensikan, subjk tersebut cenderung mempertahankan sikap khawatir terhadap
potensi negatif komputer pada individu.
Dimensi kedua berkaitan dengan efek
negatif dari komputer di lembaga-lembaga
sosial (pekerjaan, kontrol sosial, keadilan) dan sanksi sosial (privasi).
mencakup sikap negatif terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih umum.
subjek yang setuju bahwa komputer memiliki efek negatif dalam lembaga sosial akan
cenderung melihat efek negatif pada lembaga sosial lainnya, serta efek negatif
dari ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih umum.
Faktor ketiga terutama dari item
positif tentang komputer dan ilmu pengetahuan. termasuk efek komputer baik pada
individu dan masyarakat. mengingat bahwa konten agak mirip dengan dua faktor
lainnya, salah satu kelebihan faktor ini dapat menunjukkan sejauh mana seorang
individu akan menerima positif (berbeda dengan penolakan negatif) gambaran dari
komputer dan ilmu pengetahuan yang lebih umum.
Tren sosial budaya dibedakan oleh
De Grada et al. dikonfirmasi. Jenis kelamin membuat perbedaan sikap kurang
daripada studi lapangan. dalam studi lapangan, masyarakat dan mahasiswa
psikologi memiliki sikap yang lebih negatif dan kurang positif dibandingkan
rekan-rekan mereka di bidang sains dan teknologi terhadap dampak individu dan
sosial dari komputer, sains, dan teknologi. Masyarakat khususnya, sangat jelas
kurang positif terhadap peran komputer, teknologi, dan ilmu pengetahuan. Sebaliknya
ahasiswa sains, bersama dengan rekan-rekan teknik mereka, menunjukkan sikap
yang lebih positif dan sedikit negatif terhadap berbagai aplikasi sosial
komputer, ilmu pengetahuan, dan teknologi, mereka juga menunjukkan keengganan
yang lebih besar daripada sub-sampel lain untuk setuju dengan dampak negatif
dari komputer pada masing masing psikologis individu
Dalam hal perbedaan gender,
hasilnya menunjukkan perbedaan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan hanya
berkenaan dengan efek negatif pada individu. perempuan setuju dengan pernyataan
tentang efek negatif secara signifikan lebih dari laki-laki. Temuan ini
menegaskan pembagian tetap terhadap peran seksual, tetapi kurang penting
dibandingkan dengan perbedaan pekerjaan lebih konsisten dan perbedaan budaya yang
lebih besar.
B.
Kelebihan
dan Kekurangan Jurnal
1.
Kelebihan
a. Hasil
penelitian dipaparkan dengan sangat jelas
b. Subjek
yang digunakan dalam penelitian ini sudah cukup mewakili atau merepresentasi
kan dari sebagian populasi yang ada.
c. Penjelasan
mengenai latar belakang dilakukannya penelitian cukup jelas dan mudah
dimengerti.
d. Dilampirkannya
secara detal instrumen yang digunakan dalam penelitian sehingga pembaca dengan
mudah mengetahui aspek apa saja yang menjadi pertimbangan dalam penelitian.
2.
Kekurangan
a. Abstrak
kurang jelas, sehingga tidak cukup dengan membaca abstraknya saja untuk
mengetahui hasil dari penelitian tersebut.
b. Hasil
penelitian hanya dijelaskan dan dimasukkan kedalam tabel sehingga pembaca akan
kebingungan, akan lebih baik jika menggunakan grafik perbandingan.
c. Tidak
ada kesimpulan atas pemaparan hasil penelitian dan diskusi.
Daftar
Pustaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar